Kumpulan Penerbit / Supplier Buku Indonesia
  • Siti Jenar, Cikal Bakal Faham Kejawen Siti Jenar, Cikal Bakal Faham Kejawen Roll over image to zoom in

Siti Jenar, Cikal Bakal Faham Kejawen

Kode Produk : DI80330
Penulis : MB. Rahimsyah, AR
Penerbit : Pustaka Agung Harapan
Supplier :
X
Anda bisa klik link Supplier untuk melihat koleksi lengkap produknya
Duta Ilmu Supplier Dikirim dari Kabupaten Tuban - Jawa Timur
Kategori : Agama Islam
Cover : Soft Cover
Dimensi : 14 x 21 cm
Jumlah Halaman : 224
Bahasa : Bahasa Indonesia
Berat Produk : 250 gr
Stok Produk : Gudang Duta Ilmu Proses Pengiriman Stok Tersedia. Dikirim dalam 24 Jam
Harga Dropshipper : Rp 16.000 Info Dropship Detail

Rp 20.000

Rp 17.000

Transaksi Lewat Tokopedia
Transaksi Lewat Bukalapak

Anda bisa juga menggunakan fasilitas Live Chat dan Email untuk menghubungi kami
Email

Syekh Siti Jenar dalam Babad Tanah Jawi mula-mula dianggap sebagai anggota Walisongo. Ia adalah salah seorang murid Sunan Bonang dan Sunan Giri, namun kemudian dianggap murtad karena menyebarkan ajaran sesat,  ia mendakwahkan dirinya sebagai manusia yang bersatu dengan Tuhan bahkan menganggap dirinya Tuhan itu sendiri. Hidup di dunia dianggap sebagai alam kematian. Tidak ada kewajibfln untuk mengerjakan shalat apalagi mendatangi masjid.

Tentu hal ini menjadi masalah besar. Sebab para wali yang lelah berususah payah menyebarkan ajaran agama Islam sesuai faham Ahlussunnah Wal Jamaah. Kini ajaran ini hendak dirusak dengan ajaran Siti Jenar. Maka dipanggillah Siti Jenar ke masjid Demak untuk disidang.

Mungkinkah masjid sebagai tcmpat suci diigungkan oleh para wali untuk menghukum mati seorang manusia yang dianggap sesat? Masuk akal pulakah mihrab (tempat pengimaman) masjid digunakan untuk menguburkan bangkai anjing yang dianggap penjelmaan Siti Jenar?

Membaca kisah tentang Siti Jenar memang harus ekstra hati-hati. Sebab kisah-kisah tentang Siti Jenar ditulis orang jauh setelah jaman Walisongo, dan pada saat kisah itu ditulis kalangan keraton sudah menganggap lumrah ajaran Siti Jenar yang dianggap bibit kawit ajaran kejawen.

Karena itu tugas Walisongo sebenarnya belum selesai, masih harus diteruskan anak cucu dan generasi penerus penegak Ahlussunnah wal Jamaah, perjuangan tidak hanya melalui ceramah-ceramah dan pidato,
termasuk membantah bacaan yang mendeskreditkan Walisongo melalui tulisan, meluruskan keadaan yang sebenarnya.

Review Siti Jenar, Cikal Bakal Faham Kejawen


Produk Terkait dengan Siti Jenar, Cikal Bakal Faham Kejawen