0

Kitab Syarah Uqudullujain

Kategori: Kitab Kuning & Makna | Dilihat: 57 Kali
Harga: Rp 6.00020%
Rp 7.500
Grosir
Beli (>=10)
Tambah ke Wishlist

Pemesanan Juga dapat melalui :

Whatsapp SMS Telp
Rincian Kitab:
Penulis : Syekh Muhammad an Nawawi
Penerbit Al Hidayah
Jilid Cover : Kurasan
Dimensi : 19 x 27 cm
Isi Kertas : Nanking Paper
Jumlah Halaman : 28 Hal
Berat : 75 Gram

Deskripsi Produk

Saat bulan Ramadan tiba, ada satu kitab, karya Syaikh Muhammad bin Umar Nawawi al Bantani al-Jawi yang sering dibaca oleh kiai Pesantren kepada santri-santrinya. Yaitu kitab Syarah 'Uqud al-Lijain fi Bayani Huquq al-Zawjain. Kitab ini menjelaskan panduan siangkat dalam mengarungi bahtera rumah tangga sepasang suami istri.

Menurut Pengurus MUI Jawa Tengah, Dr In’amuzzahidin MAg, di antaranya adalah:

1)Menjelaskan tentang hak hak seorang istri terhadap suaminya. Yaitu mendapatkan perlakuan yang baik, ongkos dan mahar istri, mendapatkan perhatian yang adil, dan mendapatkan pengajaran atas kewajiban syariat yang terbeban baginya.

2)Menjelaskan hak hak suami terhadap istrinya. Yaitu berbaktinya istri kepada suami, mendapatkan pelayanan yang baik, memasrahkan diri seorang istri kepada suaminya, senantiasa di rumah dan menjaga kehormatannya, menjaga dirinya dari pandangan laki-laki lain, dan menjaga dari harta haram suaminya, serta tidak berdusta haid terhadap suami.

3)Menjelaskan keutamaan salatnya seorang perempuan di rumahnya sendiri, karena dikhawatirkan menimbulkan fitnah bagi kaum laki-laki. Karena itu, perempuan yang akan ke masjid harus seijin suami, tidak bersolek dan tidak memakai wewangian. Sedangkan wanita tua yang tidak menimbulkan fitnah tidak masalah shalat si masjid.

4)Menjelaskan tentang haramnya seorang laki-laki melihat perempuan lain yang bukan mahram, dan begitu juga sebaliknya.

"Dalam banyak kajian yang ditulis Imam Nawawi, seorang istri seolah tidak bisa melawan kehendak suami. oleh beberapa pihak, Kitab ini dikritik tidak menghargai hak hak perempuan. Terlepas dari pro kontra, imam nawawi al Bantani selalu mendasarkan tulisannya dengan hadis hadis Nabi dan pendapat ulama'," kata Dosen Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (Fuhum) UIN Walisongo Semarang ini.

Ada satu hal penting yang dapat membuat rumah tangga jadi kekal abadi, yaitu sabar atas segala ujian dan cobaan yang menimpa keduanya. Kata Rasul, siapa yang sabar atas buruknya akhlak istrinya, maka ia mendapat pahala sebagaiman pahala yang diberikan kepada Nabi Ayyub as.

Dikisahkan, lanjut In'amuzzahidin, suatu ketika ada seorang sahabat yang akan curhat keburukan prilaku istrinya kepada Sahabat Umar bin khathab. Sesampainya di rumah Umar, ternyata ia mendengar istri umar sedang marah marah keras kepada Umar dan umar pun mendiamkannya. Begitu mendengar itu, orang ini tidak jadi ingin konsultasikan kepada Umar. Dalam hatinya, kalau amirul mukminin saja seperti ini nasibnya, maka bagaimana denganku.[]

Produk Terkait
Butuh Bantuan?