Apa Arti Sifat Mukholafatu lil Hawaditsi dan Apa Dalinya?

28 Januari 2017 - 14:34:31 | Tanya Jawab Islam | Posted by Administrator | Hits : 9691
Apa Arti Sifat Mukholafatu lil Hawaditsi dan Apa Dalinya?

 

Apa Arti Sifat Mukholafatu lil Hawaditsi dan Apa Dalinya?

Arti Sifat Mukholafatu lil Hawaditsi ialah bahwa Allah Ta’ala itu tidak disamai oleh makhluk apapun. Buktinya: Apabila Allah dapat menyamai atau disamai makhluk berarti Dia baru seperti makhluk itu juga. Kalau Allah itu menyamai makhluk jelas bathil. Allah berfirman:

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ البَصِير

"Tidak ada sesuatupun yang serupa atau sama dengan Dia, Dialah yang Maha Mendengar dan Maha Melihat".

Keterangan:
Allah bersifat Al-Mukholafatu lil Hawaditsi artinya berbeda dengan makhluk apapun. Ada tiga perbedaan pokok antara Allah dan MakhlukNya, yaitu:
1. Tentang Dzat
2. Tentang Sifat
3. Tentang Af’al (Perbuatan)

Dzat, artinya rupa atau bentuk. Rupa atau bentuk Allah itu tidak ada yang menyamai, tidak bisa kita bayangkan dan tidak bisa kita pikirkan. karena segala macam rupa atau bentuk yang pernah kita bayangkan, kita pikirkan, kita hayalkan semuanya tergolong makhluk.

Sifat Allah berbeda dengan makhluk. karena sifat-sifat Allah itu tanpa perantara. Sedangkan sifat-sifat makhluk itu pasti dengan perantara. contoh: Allah itu maha Ada (bersifat al-Wujud) dan keberadaan Allah itu tanpa perantara apapun. Sedangkan keberadaan makhluk itu pasti dengan perantara. Perantara manusia atau binatang adalah bapak-ibunya. Perantara tumbuh-tumbuhan adalah biji-bijian yang ditanam dengan sengaja atau tidak.

Af’al atau perbuatan Allah berbeda dengan perbuatan segala macam makhluk. makhluk apabila mengerjakan sesuatu tentu dengan usaha, menggunakan peralatan, bahan dan sarana penunjang lainnya. Sedangkan Allah bilamana menghendaki sesuatu cukup dengan firmanNya (Kun) artinya Jadilah, dan apa saja yang di kehendakiNya itupun telah ada seketika itu juga.

Selain itu, perbuatan manusia terhadap sesuatu yang dikerjakan atau diperbuat itu disebabkan si manusia itu membutuhkan pada yang di perbuatnya itu. Misalnya manusia berbuat membuat kursi, karena dia membutuhkan kursi itu untuk tempat duduknya. Hal ini berbeda dengan Allah. kalau Allah menciptakan manusia atau binatang, bukan Allah membutuhkan kepada mereka itu. Tetapi merekalah (ciptaan Allah) yang membutuhkan kepadaNya karena mereka selalu menantikan rezeki dari Allah.

 



Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

Buku Sebagai Penunjang Ilmu Tentang Mesin & Teknik

Kategori : Berita / 26 Mei 2015

Ilmu terkait mesin & teknik memang sangat diperlukan untuk pembangunan berbagai teknologi saat ini. Maka dari itu, tidak jarang jika jurusan ini semakin banyak ada di setiap perguruan tinggi. Karena, selama ada manusia, pembangunan akan terus terjadi dan membutuhkan praktisi yang handal di ...

Buku-buku Penunjang Pengetahuan Terkait Biologi, Fisika & Kimia

Kategori : Berita / 23 Mei 2015

Pemilihan buku untuk bidang biologi, fisika & kimia kini sudah sangat banyak. Banyak sekali pilihan buku yang bisa anda dapatkan di toko-toko buku tekait bidang ilmu ini. Bahkan, ada banyak sekali bahasan-bahasan terkait ilmu-ilmu terapan di Fisika, Kimia ataupun Biologi yang perlu untuk ...

Jual Buku Panduan Membuat Website

Kategori : Berita / 14 November 2014

Buku memang merupakan guru yang terbaik. Anda bisa saja menemukan pengetahuan tentang apapun dalam sebuah buku. Anda tidak perlu juga berkeliling dunia untuk mendapatkan informasi tersebut, cukup membuka buku dan membacanya. Oleh karena itulah buku sering dianggap sebagai jendela dunia, bukan? Sama ...

Jual Buku UN 2014

Kategori : Berita / 15 November 2014

Mencapai pendidikan setinggi mungkin adalah cita-cita yang sangat didambakan bagi banyak orang. Pendidikan sebagai salah satu bentuk investasi tidak saja membutuhkan kemauan yang keras, namun juga biaya yang tidak sedikit. Selain itu, mencapai tingkat yang lebih tinggi lagi dalam belajar formal ...

Buku Ustadz Arifin Ilham

Kategori : Berita / 15 November 2014

KH. Muhammad Arifin Ilham adalah seorang pendakwah ternama di Indonesia. Beliau lahir pada 8 Juni 1969 di Banjarmasin. Anak kedua dari lima berssaudara ini terkenal dengan cara dakwah dan isi dakwahnya yang begitu menggebu-gebu namun juga menyentuh dan mengena kepada para pendengar dakwahnya. ...