Apa Arti Sifat Mukholafatu lil Hawaditsi dan Apa Dalinya?

28 Januari 2017 - 14:34:31 | Tanya Jawab Islam | Posted by Administrator | Hits : 10323
Apa Arti Sifat Mukholafatu lil Hawaditsi dan Apa Dalinya?

 

Apa Arti Sifat Mukholafatu lil Hawaditsi dan Apa Dalinya?

Arti Sifat Mukholafatu lil Hawaditsi ialah bahwa Allah Ta’ala itu tidak disamai oleh makhluk apapun. Buktinya: Apabila Allah dapat menyamai atau disamai makhluk berarti Dia baru seperti makhluk itu juga. Kalau Allah itu menyamai makhluk jelas bathil. Allah berfirman:

لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ البَصِير

"Tidak ada sesuatupun yang serupa atau sama dengan Dia, Dialah yang Maha Mendengar dan Maha Melihat".

Keterangan:
Allah bersifat Al-Mukholafatu lil Hawaditsi artinya berbeda dengan makhluk apapun. Ada tiga perbedaan pokok antara Allah dan MakhlukNya, yaitu:
1. Tentang Dzat
2. Tentang Sifat
3. Tentang Af’al (Perbuatan)

Dzat, artinya rupa atau bentuk. Rupa atau bentuk Allah itu tidak ada yang menyamai, tidak bisa kita bayangkan dan tidak bisa kita pikirkan. karena segala macam rupa atau bentuk yang pernah kita bayangkan, kita pikirkan, kita hayalkan semuanya tergolong makhluk.

Sifat Allah berbeda dengan makhluk. karena sifat-sifat Allah itu tanpa perantara. Sedangkan sifat-sifat makhluk itu pasti dengan perantara. contoh: Allah itu maha Ada (bersifat al-Wujud) dan keberadaan Allah itu tanpa perantara apapun. Sedangkan keberadaan makhluk itu pasti dengan perantara. Perantara manusia atau binatang adalah bapak-ibunya. Perantara tumbuh-tumbuhan adalah biji-bijian yang ditanam dengan sengaja atau tidak.

Af’al atau perbuatan Allah berbeda dengan perbuatan segala macam makhluk. makhluk apabila mengerjakan sesuatu tentu dengan usaha, menggunakan peralatan, bahan dan sarana penunjang lainnya. Sedangkan Allah bilamana menghendaki sesuatu cukup dengan firmanNya (Kun) artinya Jadilah, dan apa saja yang di kehendakiNya itupun telah ada seketika itu juga.

Selain itu, perbuatan manusia terhadap sesuatu yang dikerjakan atau diperbuat itu disebabkan si manusia itu membutuhkan pada yang di perbuatnya itu. Misalnya manusia berbuat membuat kursi, karena dia membutuhkan kursi itu untuk tempat duduknya. Hal ini berbeda dengan Allah. kalau Allah menciptakan manusia atau binatang, bukan Allah membutuhkan kepada mereka itu. Tetapi merekalah (ciptaan Allah) yang membutuhkan kepadaNya karena mereka selalu menantikan rezeki dari Allah.

 



Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

Berbelanja di Toko Buku Online Terpercaya

Kategori : Berita / 29 Juni 2015

Zaman memang sudah semakin maju, toko buku online terpercaya mulai bermunculan. Toko buku online ini muncul karena padatnya aktivitas masyarakat saat ini. Sehingga meluangkan waktu untuk membeli buku pun sudah tidak sempat lagi. Untuk menghindari hal ini, para pengusaha kreatif pun menyediakan ...

Mengetahui Toko Buku Online Anak yang Berkualitas

Kategori : Berita / 29 Juni 2015

Pada zaman yang sudah semakin maju ini, bukan tidak mungkin untuk menemukan toko buku online anak. Teknologi memang sudah semakin memudahkan manusia. Bukan tidak mungkin lagi untuk anda berbelanja secara online tanpa harus datang langsung ke toko. Bukan hanya baju, sepatu, atau tas saja yang bisa ...

Buku Baru Kurikulum 2013

Kategori : Berita / 15 November 2014

Melihat tahun 2013 yang belum lama berlalu, dunia pendidikan banyak diwarnai dengan beragam kontroversi. Mulai dari harga buku paket pelajaran yang mahal sehingga menyulitkan kaum ekonomi menengah ke bawah. Isi dari materi buku paket yang tidak sesuai dengan kurikulum karena terdapat kesalahan yang ...

Buku-buku Penunjang Pengetahuan Terkait Biologi, Fisika & Kimia

Kategori : Berita / 23 Mei 2015

Pemilihan buku untuk bidang biologi, fisika & kimia kini sudah sangat banyak. Banyak sekali pilihan buku yang bisa anda dapatkan di toko-toko buku tekait bidang ilmu ini. Bahkan, ada banyak sekali bahasan-bahasan terkait ilmu-ilmu terapan di Fisika, Kimia ataupun Biologi yang perlu untuk ...

Pentingnya Penggunaan Buku SD/MI Kelas 1 untuk Siswa

Kategori : Berita / 06 Mei 2015

Buku SD/MI kelas 1 biasanya masih membahas hal-hal yang dasar. Karena anak kelas 1 SD masih berada pada masa transisi dari taman kanak-kanak ke sekolah dasar. Sehingga yang diajarkan pun masih berupa dasar-dasar dan tidak terlalu rumit seperti yang dimiliki oleh anak SMP atau SMA. Buku pelajaran ...