Kumpulan Penerbit / Supplier Buku Indonesia
  • Biografi Imam Ahmad, Kehidupan, Sikap, dan Pendapatnya Biografi Imam Ahmad, Kehidupan, Sikap, dan Pendapatnya Roll over image to zoom in

Biografi Imam Ahmad, Kehidupan, Sikap, dan Pendapatnya

Kode Produk : DI56705
ISBN : 978-979-039-289-2
Penulis : Abdul Aziz Asy-Syinawi
Penerbit : Aqwam
Tahun Terbit : 2016
Supplier :
X
Anda bisa klik link Supplier untuk melihat koleksi lengkap produknya
Duta Ilmu Supplier Dikirim dari Kabupaten Tuban - Jawa Timur
Kategori : Biografi
Cover : Soft Cover
Dimensi : 15 x 23 cm
Jumlah Halaman : 288
Bahasa : Bahasa Indonesia
Berat Produk : 400 gr
Stok Produk : Gudang Duta Ilmu Proses Pengiriman Stok Tersedia. Dikirim dalam 24 Jam
Harga Dropshipper : Rp 40.000 Info Dropship Detail

Rp 50.000

Rp 42.500

Transaksi Lewat Tokopedia
Transaksi Lewat Bukalapak

Anda bisa juga menggunakan fasilitas Live Chat dan Email untuk menghubungi kami
Email

Yatim sejak usia tiga tahun. Meski tanpa kehadiran seorang ayah di masa-masa pertumbuhannya, ia tetap tumbuh dengan begitu mengagumkan. Sang ibunda merawatnya dengan baik. Ia menitipkan anaknya keapda seorang ustadz untuk mengajarinya al-Qur’an. Tanda-tanda kecerdasannya terlihat sejak kecil, Ahmad kecil mampu menghafal al-Qur’an di usianya yang masih belia.

Ahmad bin Hanbal tumbuh sebagai sosok yang sangat antusias terhadap hadits-hadits Nabi SAW. Bidang inilah yang ditekuni oleh Imam Ahmad hingga beliau betul-betul ahli di bidang hadits. Sampai-sampai, Imam Syafi’i menjadikan beliau sebagai rujukan sekaligus barometer shahih dhaifnya sebuah hadits.

Imam Ahmad terkenal sebagai sosok yang tangguh; pantang menyerah menghadapi kesengsaraan hidup. Beliau menjalani hari-harinya dengan serba kekurangan, tapi semua itu tak pernah membuatnya kalah dengan keadaan. Saat berada di Baghdad, Imam Syafi’i melihat kondisi Ahmad bin Hanbal yang mengundang simpati. Imam Ahmad tidak mau makan kecuali hasil dari jerih payahnya sendiri, meski itu tidak cukup. Melihat hal itu, Imam Syafi’i menawari beliau jabatan qadhi pemerintahan untuk wilayah Yaman. Akan tetapi, Imam Ahmad menolak tawaran itu. Imam Syafi’i kembali menawarinya, tapi tetap menolak. Sampai-sampai Imam Ahmad berseru lantang "Jika guru kembali menawari, guru tidak akan pernah lagi melihat saya".

Kegigihan beliau dalam memgang kebenaran juga terlihat saat menghadapi siksaan dari tiga khilafah berturut-turut saat menolak untuk menyatakan bahwa al-Qur’an adalah makhluk. Beliau tetap tegar meski sekujur tubuh menjadi sarang cambukan.

Buku ini bercerita tentang kehidupan Imam Ahmad yang berdarah-darah dan bercucuran keringat. Anda akan merasakan, betapa Imam Ahmad adalah sosok yang tangguh dan tegar menghadapi cobaan.

Review Biografi Imam Ahmad, Kehidupan, Sikap, dan Pendapatnya


Produk Terkait dengan Biografi Imam Ahmad, Kehidupan, Sikap, dan Pendapatnya