Grosir15%

Kitab Bidayatul Hidayah Makna Pesantren

Kategori: , | Dilihat: 639 Kali
Harga: Rp 11.050 Rp 13.000
Kode Produk:

Stok: 1000

Berat: 0.2 Kg

Sejak: 20-11-2025

Beli
Tambah ke Wishlist
Pemesanan Juga dapat melalui :
Rincian Buku :
» Pengarang : Imam Abu Hamid al-Ghazali
» Alih Bahasa : Sholeh Ibn Darim
» Penerbit : Manba'ul Huda
» Cover : SC (Soft Cover)
» Dimensi : B5 (18 x 25 cm)
» Isi Kertas : HVS Paper
» Jumlah Halaman : 68 Hal
» Berat : 210 Gram

Deskripsi Produk

Kitab Bidayatul Hidayah karya agung Imam Abu Hamid al-Ghazali (w. 505 H) merupakan permata ilmu yang mengajarkan jalan awal menuju hidayah Allah, yaitu petunjuk untuk memperbaiki diri melalui adab, amal, dan akhlak yang benar.

Kitab ini menjadi pintu masuk menuju karya monumental beliau, Ihya’ ‘Ulumiddin, dan telah menjadi bacaan wajib di hampir seluruh pesantren di Nusantara.

Dalam kitab ini, Imam al-Ghazali menuntun pembaca menapaki tiga jalan utama:

– Ketaatan kepada Allah dalam ibadah, seperti shalat, dzikir, dan muamalah sehari-hari.

– Menjauhi maksiat dan dosa, baik dari anggota tubuh, hati, maupun lisan.

– Menjaga adab dalam bergaul dengan Allah, guru, dan sesama manusia.

Bahasanya lembut namun menegur, sederhana namun mengandung kedalaman spiritual yang luar biasa.

Setiap paragrafnya seolah menjadi cermin bagi jiwa — mengingatkan manusia agar tidak sekadar berilmu, tetapi juga beradab dan beramal dengan ikhlas.

Edisi Terjemah Makna Pesantren / Makna Jawa Pegon ini disusun dengan metode makna gandul khas pesantren salaf, di mana teks Arab diberi arti per kata menggunakan tulisan Pegon Jawa, yang mudah dipahami.

Dengan pendekatan ini, pembaca dapat mempelajari isi kitab sekaligus memahami struktur bahasa Arab sebagaimana metode tradisi pesantren.

Diterbitkan oleh Manba‘ul Huda Press, buku ini dicetak dengan tampilan rapi, huruf jelas, dan tata letak nyaman dibaca.

Sangat cocok untuk santri, pelajar, guru, dan masyarakat umum yang ingin memperdalam akhlak, ibadah, dan jalan menuju hidayah Allah dengan panduan langsung dari karya seorang hujjatul Islam.

“Bidayatul Hidayah bukan sekadar kitab tuntunan, tetapi peta menuju cahaya — menuntun hati dari kegelapan maksiat menuju hidayah dan kedekatan dengan Allah ﷻ.”

Produk Terkait