Penerbit: Manba‘ul Huda Press
Penerjemah: Ustadz Sholih Ilham
Bahasa: Dua Bahasa (Arab – Jawa Pesantren)
Kategori: Sirah Nabawiyah / Sejarah Kehidupan Nabi Muhammad
———————–
Kitab Khulashoh Nurul Yaqin adalah karya klasik yang mengisahkan kehidupan agung Nabi Muhammad secara runtut, padat, dan sarat makna spiritual.
Kitab ini menjadi salah satu kitab sirah Nabawiyah paling populer di pesantren-pesantren Nusantara, karena menyajikan kisah perjuangan Rasulullah dengan bahasa yang sederhana namun menyentuh hati.
– Jilid 1 – Kelahiran dan Awal Kenabian
Berisi kisah nasab dan kelahiran Nabi Muhammad, tanda-tanda kenabian, masa kecil di bawah asuhan Halimah Sa‘diyah, serta masa remaja yang penuh kemuliaan.
Kemudian dilanjutkan dengan turunnya wahyu pertama di Gua Hira, awal dakwah Islam, serta perjuangan Rasulullah di tengah kaum Quraisy yang menentang ajarannya.
Setiap kisah mengandung pelajaran tentang kesabaran, keteguhan iman, dan akhlak mulia.
– Jilid 2 – Dakwah, Hijrah, dan Perjuangan
Berisi kisah dakwah Rasulullah di Makkah dan Madinah, hijrah bersama para sahabat, serta pertempuran besar seperti Badar, Uhud, dan Khandaq.
Kitab ini juga menyoroti keteladanan Nabi dalam memimpin umat, strategi beliau dalam dakwah, serta keindahan akhlaknya dalam menghadapi musuh dan sahabat.
Setiap bab menanamkan nilai keberanian, kebijaksanaan, dan keikhlasan.
– Jilid 3 – Fathu Makkah dan Wafatnya Rasulullah
Berisi kisah penaklukan kota Makkah, Haji Wada‘ (Haji Perpisahan), hingga wafatnya Rasulullah yang penuh hikmah dan kasih sayang.
Jilid ini menjadi puncak dari perjalanan hidup Nabi, menggambarkan betapa beliau mengabdikan seluruh hidupnya untuk menyampaikan risalah Islam dengan penuh cinta dan pengorbanan.
Setiap halaman mengajarkan makna cinta sejati kepada Allah dan Rasul-Nya.
Keistimewaan Edisi Makna Pesantren (Makna Gandul Pegon):
Edisi ini disusun dalam dua bahasa (Arab – Jawa Pesantren) menggunakan sistem Makna Gandul, yaitu metode penerjemahan khas pesantren yang menuliskan arti per kata dalam aksara Pegon Jawa.
Metode ini telah lama digunakan oleh para ulama dan kiai sebagai sarana untuk memahami teks Arab klasik secara mendalam, dengan menjaga struktur kalimat, keaslian makna, dan adab dalam membaca kitab.


















