Kesalahan yang Merusak Buku
Buku bukan sekadar kumpulan lembaran kertas yang berisi tulisan. Di dalamnya terdapat ilmu pengetahuan, pengalaman, inspirasi, bahkan sejarah yang berharga. Baik buku pelajaran, novel, kitab kuning, buku referensi, maupun koleksi langka membutuhkan perawatan yang tepat agar dapat bertahan selama bertahun-tahun.
Sayangnya, banyak orang melakukan berbagai kebiasaan yang tampak sepele tetapi sebenarnya sangat merusak kondisi buku. Kerusakan tersebut bisa terjadi secara perlahan hingga akhirnya buku menjadi kusam, robek, berjamur, bahkan tidak dapat digunakan lagi.
Mengetahui berbagai kesalahan yang sering dilakukan merupakan langkah awal untuk menjaga koleksi buku tetap awet. Berikut pembahasan lengkap mengenai berbagai kebiasaan yang sebaiknya dihindari.
1. Melipat Sudut Halaman
Salah satu kebiasaan yang paling sering dilakukan adalah melipat sudut halaman sebagai penanda bacaan. Walaupun terlihat praktis, kebiasaan ini meninggalkan bekas lipatan permanen. Lama-kelamaan serat kertas menjadi lemah sehingga mudah robek. Gunakan pembatas buku (bookmark) sebagai pengganti agar halaman tetap rapi.
2. Membuka Buku Terlalu Lebar
Banyak orang membuka buku hingga benar-benar rata atau bahkan ditekan kuat agar tidak menutup sendiri.
Padahal tindakan tersebut dapat merusak:
Lem jilid
Jahitan buku
Punggung buku
Sampul
Jika dilakukan berulang kali, halaman dapat terlepas satu per satu.
3. Menyimpan Buku di Tempat Lembap
Kelembapan merupakan musuh utama buku.
Ruangan yang lembap dapat menyebabkan:
Jamur tumbuh
Kertas bergelombang
Warna menguning
Bau apek
Idealnya buku disimpan pada ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik dengan kelembapan sekitar 40–60%.
4. Terpapar Sinar Matahari Langsung
Sinar matahari memang membantu mengurangi kelembapan, tetapi paparan langsung dalam waktu lama justru merusak buku.
Akibatnya:
Warna sampul memudar
Kertas menjadi rapuh
Lem cepat mengering
Halaman mudah patah
Simpan buku di tempat teduh dengan pencahayaan yang cukup.
5. Menumpuk Buku Terlalu Tinggi
Tumpukan buku yang terlalu banyak memberi tekanan besar pada buku bagian bawah.
Dampaknya meliputi:
Sampul melengkung
Punggung buku rusak
Halaman bergeser
Sudut buku penyok
Lebih baik susun buku secara berdiri di rak.
6. Menarik Buku dari Bagian Atas
Saat mengambil buku dari rak, banyak orang menarik bagian atas punggung buku. Kebiasaan ini membuat bagian atas jilid cepat robek. Cara yang benar adalah mendorong buku di sampingnya terlebih dahulu, kemudian pegang bagian tengah punggung buku saat menariknya keluar.
7. Membaca dengan Tangan Kotor
Minyak, debu, makanan, dan keringat pada tangan akan berpindah ke halaman.
Akibatnya:
Halaman menguning
Timbul noda
Kertas cepat kusam
Biasakan mencuci tangan sebelum membaca.
8. Makan dan Minum Saat Membaca
Menikmati camilan sambil membaca memang menyenangkan.
Namun remah makanan dan cipratan minuman dapat:
Mengundang serangga
Menyebabkan noda permanen
Membuat halaman lengket
Sebaiknya jauhkan makanan dari buku.
9. Menulis dengan Tekanan Berlebihan
Memberi catatan pada buku diperbolehkan, tetapi gunakan tekanan yang ringan.
Tekanan pensil atau pulpen yang terlalu kuat dapat:
Merobek halaman
Meninggalkan bekas pada lembar berikutnya
Mengurangi nilai buku
10. Menggunakan Perekat Sembarangan
Saat halaman robek, sebagian orang langsung menggunakan selotip biasa. Padahal perekat tersebut akan menguning dan meninggalkan bekas lengket setelah beberapa tahun. Gunakan perekat khusus arsip atau lakukan perbaikan dengan bahan yang aman.
11. Tidak Pernah Membersihkan Rak Buku
Debu yang menumpuk bukan hanya membuat rak terlihat kotor.
Debu juga:
Memicu jamur
Menarik tungau
Menjadi tempat berkembangnya serangga kecil
Bersihkan rak minimal dua minggu sekali.
12. Menyimpan Buku Dekat Dinding yang Basah
Dinding yang lembap akan menyalurkan kelembapan ke buku. Berikan jarak sekitar 5–10 cm antara rak dengan dinding agar sirkulasi udara tetap baik.
13. Membiarkan Buku Terlalu Lama Tidak Dibuka
Buku yang bertahun-tahun tidak disentuh berisiko mengalami:
Jamur
Halaman lengket
Bau apek
Debu menumpuk
Sesekali keluarkan buku dari rak dan angin-anginkan.
14. Menggunakan Buku Sebagai Alas
Sebagian orang menggunakan buku sebagai alas laptop, piring, atau benda berat.
Tekanan tersebut membuat:
Sampul melengkung
Halaman bergeser
Punggung buku retak
Gunakan alas yang memang dirancang untuk keperluan tersebut.
15. Menyimpan Buku Tanpa Pelindung
Buku yang sering dibawa bepergian lebih rentan terkena debu, air, dan gesekan.
Gunakan:
Sampul plastik
Cover kain
Tas khusus buku
Perlindungan sederhana ini dapat memperpanjang usia buku secara signifikan.
Cara Merawat Buku dengan Benar
Selain menghindari kesalahan di atas, lakukan beberapa kebiasaan berikut:
Simpan buku di rak yang kokoh.
Gunakan pembatas buku.
Bersihkan debu secara berkala.
Hindari tempat lembap.
Jangan melipat halaman.
Cuci tangan sebelum membaca.
Gunakan sampul pelindung.
Periksa kondisi buku secara rutin.
Hindari paparan sinar matahari langsung.
Susun buku sesuai ukuran agar tidak mudah miring.

